Berita Terbaru Seputar Wisata dan Travel serta Tourism di Indonesia

loading...
Monday, December 5, 2016

Anies Ingin Jadikan PKL di Kota Tua Bagian dari Destinasi Wisata

Jakarta - Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, ditanya soal revitalisasi kawasan wisata Kota Tua yang menimbulkan konflik antara petugas dengan pedagang kaki lima. Ada beberapa pertimbangan yang menurutnya harus dilakukan.

"Jadi gini, penataan pedagang kaki lima itu dilakukan dengan mempertimbangkan satu, kenyamanan bagi pengguna jalan. Yang kedua, bisa menjadi objek wisata. Yang ketiga, mata pencaharian. Yang keempat, sebagai area refleksi seni," katanya usai menyapa warga di Jalan Pandan, RT 15 RW 09 Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2016).

Anies berpendapat, jika di negara maju, pedagang kaki lima merupakan bagian penting dari seni, pasar, dan pariwisata. Untuk itu, mereka harus ditata dan dikelola dengan baik.

"Saya menggariskan berkali-kali, di negara yang kota-kotanya maju, pedagang kaki limanya itu bagian dari seni, bagian dari pasar, bagian dari wisata. Tapi harus ditata, dikelola. Kalau tidak ditata, dikelola, ya jadinya muncul menjadi masalah," jelasnya.

Ke depan, pihaknya akan melakukan pelatihan dan penataan kepada pedagang kaki lima dengan lebih baik. Hal ini agar pedagang kaki lima dirasakan manfaatnya oleh warga.

"Anda lihat kota-kota tua di Eropa, justru pedagang kaki lima itu menjadi bagian dari atraksi. Dilatih, disiapkan, itu sebabnya kenapa kita ke depan ingin membuat agar pedagang kaki lima itu ditata dengan baik. Pedagangnya pun dilatih dengan baik, dan warga pun merasa mendapat manfaat," jelasnya lagi.

Pedagang kaki lima dikatakannya harus terdidik dan terpelajar. Apa maksudnya? "Itu artinya ada bimbingan bagaimana mereka bisa menggunakan lahan umum dengan baik," pungkasnya.

Selain menata dan mendidik pedagang kaki lima, petugas yang menertibkan dikatakan Anies juga harus dilatih. Mereka akan dilatih tata cara menertibkan yang baik. Hal ini agar tidak terjadi konflik antara petugas dan pedagang kaki lima yang ditertibkan.

"Tata cara menertibkan pun nanti dilatih. Sehingga yang muncul bukan suasana konflik, tapi suasana saling membangun areal publik yang nyaman untuk semuanya," pungkasnya lagi.

(bag/bag)

"

| Anies | Ingin | Jadikan | Kota | Bagian | Destinasi | Wisata | Jakarta< | strong> | Cagub | Jakarta | Rasyid | Baswedan | ditanya | soal | revitalisasi | kawasan | wisata | yang | menimbulkan | konflik | antara | petugas | dengan | pedagang | kaki | lima | beberapa | pertimbangan | menurutnya | harus | dilakukan | Jadi | gini | penataan | mempertimbangkan | satu | kenyamanan | bagi | pengguna | jalan | Yang | kedua | menjadi | objek | ketiga | mata | pencaharian | keempat | sebagai | area | refleksi | seni | katanya | usai | menyapa | warga | Jalan | Pandan | Kelurahan | Kramat | Pela | Kebayoran | Baru | Selatan | Senin | 2016) | p>Anies | berpendapat | jika | negara | maju | merup | bagian | penting | pasar | pariwisata | Untuk | ditata | dikelola | baik | p>Saya | menggariskan | berkali | kali | kota | kotanya | limanya | Tapi | Kalau | jadinya | muncul | masalah | jelasnya | p>Ke | depan | pihaknya | melakukan | pelatihan | kepada | lebih | agar | diras | manfaatnya | oleh | p>Anda | lihat | Eropa | justru | atraksi | Dilatih | disiapkan | kenapa | ingin | membuat | Pedagangnya | dilatih | merasa | mendapat | manfaat | lagi | p>Pedagang | dikatnya | terdidik | terpelajar | maksudnya | artinya | bimbingan | bagaimana | menggun | lahan | umum | pungkasnya | p>Selain | menata | mendidik | menertibkan | dikat | juga | Mereka | tata | cara | terjadi | ditertibkan | p>Tata | nanti | bukan | suasana | saling | membangun | areal | publik | nyaman | untuk | semuanya | p>(bag | bag)< |

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Anies Ingin Jadikan PKL di Kota Tua Bagian dari Destinasi Wisata

0 comments:

Post a Comment